Minggu, 09 Oktober 2016


Jalan-Jalan ke Kota Tua Jakarta Barat 


hello ....  :)

jalan-jalan ke kota tua merupakan pengalaman pertama bagiku,  namun tempat ini akan selalu menjadi tempat yang paling kurindukan. Lokasi Kota Tua berada di kawasan Kota, Jakarta Barat. Cara menuju ke Kota Tua sangat mudah dengan bus Transjakarta menuju jurusan Kota. nah kalau berangkat dari kranji bisa naik kereta api dari stasiun kranji menuju stasiun jakarta kota. ongkosnya cuma Rp 2.000 dengan jaminan sebesar Rp10.000. eitts tapi gak usah takut soalnya uang jaminan ini bakal dibalikin kok setelah kita kembali ke stasiun awal kita naik kereta api. 

mau tau apa aja yang bisa dilihat di kota tua ??? 
okeeee caikidotttt 


Museum Fatahillah adalah salah satu bangunan peninggalan Era penjajahan Belanda, Selain itu gedung ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang merupakan saksi bisu perjuangan bangsa kita meraih kemerdekaan. Museun ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya karena museum ini menyimpan sejarah pada masa penjajahan belanda di tanah air khususnya di Jakarta. museum ini bisa dikunjungi setiap hari selasa-minggu jam 09.00-15.00 dengan tiket masuk Rp 5.000 untuk dewasa, Rp 3. 000 untuk mahasiswa dan Rp 2.000 untuk anak-anak. 

berwisata ke museum adalah salah satu pilihan yang paling tepat untuk rekreasi karena museum memberikan pemikiran bagi kita generasi penerus bangsa agar menghargai perjuangan para pahlawan.

Pada awalnya sejarah Museum Fatahillah merupakan bangunan kolonial Belanda yang dipergunakan sebagai balai kota.  Peresmian gedung dilakukan pada tanggal 27 April 1626, oleh Gubernur Jenderal Pieter de Carpentier (1623-1627). selain sebagai balai kota, gedung ini juga memiliki fungsi sebagai Pengadilan, Kantor Catatan Sipil.  

Kemudian sekitar tahun 1919 diperingatilah berdirinya batavia  ke 300 tahun, warga kota Batavia khususnya para orang Belanda mulai tertarik untuk membuat sejarah tentang kota Batavia. Lalu pada tahun 1930, didirikanlah yayasan yang bernama Oud Batavia (Batavia Lama) yang bertujuan untuk mengumpulkan segala hal tentang sejarah kota Batavia.

Tahun 1936, Museum Oud Batavia diresmikan oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (1936-1942), dan dibuka untuk umum pada tahun 1939. Setelah itu pada tahun 1968 gedung ini diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta dan kemudian dijadikan sebagai Museum pada tahun 1974.

Museum fatahillah ini terdiri dari dua lantai ditambah satu lantai bawah tanah. dilantai pertama Berisikan peninggalan VOC seperti patung, keramik-keramik barang kerajinan seperti prasasti, gerabah, dan penemuan batuan yang ditemukan para arkeolog.



Dilantai dua terdapat perabotan peninggalan para bangsa Belanda mulai dari tempat tidur dan lukisan-lukisan, lengkap dengan jendela besar yang menghadap alun-alun.






Selanjutnya yang tidak kalah penting pada bangunan ini adalah penjara bawah tanah. Para tahanan yang melawan pemerintahan Belanda. Terdiri dari 5 ruangan sempit dan pengap dengan bandul besi, sebagai belenggu kaki para tahanan.




foto diatasa adalah pintu masuk penjara bawah tanah. pintunya sangat kecil dan didalam sanalah ditahan orang-orang yang akan dihukum mati. ruang-ruang yang terdapat dalam penjara bawah tanah ini sangat sempit.

Selain Meseum fatahillah, bangunan tua yang dapat kita kunjungi di lokasi ini adalah museum wayang yang letaknya tidak jauh dari museum fatahillah ini. Museum ini buka setiap hari selasa-minggu jam 09.00-15.00 dan tiket masuknya sangat terjangkau. dengan Rp 5.000 kita sudah bisa melihat koleksi-koleksi musem.


Didalam museum ini dapat kita jumpai berbagai macam jenis wayang dan peralatan pendukung pertunjukan wayang seperti gamelan dan blencong (lampu untuk penerangan pada layar saat pertunjukan wayang kulit) yang menjadi koleksi utama Museum Wayang. diantaranya wayang kulit, wayang golek, wayang baber, wayang wahyu, wayang Sasak, wayang Potehi, wayang Revolusi dan berbagai wayang lainnya. Selain itu museum wayang ini juga memiliki koleksi-koleksi boneka khas dari luar negeri seperti negara Amerika, Prancis dan Inggris. oh iya perlu kita tahu bahwa boneka si unyil yang asli tersimpan dalam museum ini. 

setiap hari sabtu dan minggu pagi digelar pertunjukan wayang kulit, wayang golek, wayang orang dan wayang beber modern yang dipentaskan secara bergantian untuk masyarakat umum. 

tak jauh dari museum wayang kita dapat mejumpai cafe Batavia dan museum seni rupa. museum ini juga buka setiap hari selasa-mingggu jam 09.00 - 15.00 dengan tiket dewasa Rp 5.000. 





Koleksi museum seni rupa dan keramik terdiri dari beraneka macam lukisan, patung dan keramik. secara periodisasi, sebagian seni lukis indonesia dapat dijumpai di museum ini. koleksi keramik berupa tembikar modern dari zaman majapahit, banten, juga tembikar modern dari berbagai daerah di Indonesia, keramik kuno dari cina, vietnam, thailan, jepang dan juga Eropa .

ketika beranajak keluar dari lokasi kota tua ini kita akan menjumpai banyak sekali orang yang memakai kostum-kostum unik seperti bajak laut, kostum hantu dan sebagainya 


Tempat bersejarah yang terakhir adalah Stasiun Jakarta Kota. jika kita hendak pulang dengan naik kereta api tentu akan selalu melewati tempat ini. bangunan ini juga bangunan tua yang dibangun oleh belanda.



#SALAM JASMERAH ^_^