RINTIHAN
DIBALIK KONDISI SUNGAI DELI
Langit biru hari ini begitu
mempesona
Fikirannya melayang menembus awan
Sinar matahari menembus bola matanya
Kulihat matanya mulai berliang
Perlahan-lahan air matanya menetes
Isak tangisnya tak mampu menyembunyikan
sedihnya
Kupeluk dirinya yang begitu rapuh
Terlunta-lunta tanpa tujuan
Kehilangan harapan yang ia agungkan
Dan berjalan seorang diri dalam kegelapan
Sejuta mimpi yang diukirnya dilangit biru
Kini perlahan-lahan mulai sirna
Cahaya yang ia jaga kini hampir redup
Bersama dengan senyum diwajahnya
Lihatlah mereka !
Anak-anak yang merangkai kembali
Kepingan mimpi yang telah hancur
Anak-anak yang terus berjuang melawan si pelaknat
Anak-anak yang menangis dalam gelap
Mereka berteriak meminta tolong
Tapi tidak engkau gubris
Engkau palingkan wajahmu !!
Engkau tutup telingamu !!
Hingga hatimu keras bagai batu
Hei manusia yang disana !!
Kenapa engkau tidak berfikir
Mengapa engkau tidak peduli !
Ulah tangan kotormu merenggut mimpi mereka
Ayoo teriakkan pada dunia !!
Pada setiap insan yang hidup
Pada setiap insan yang mendengar
Jangan cemari sungai Deli dengan
tangan kotormu !
Jangan rengggut mimpi yang telah
mereka rangkai !!
Kini tangan-tangan penyelamat telah dikirim tuhan
Tangan-tangan yang menyelematkan Sungai Deli
Tangan yang selalu menggenggam tangan yang rapuh
Tangan yang menghidupkan kembali cahaya yang hampir
redup
BY : LENNI ERTATI